https://dev-journal.iainlangsa.ac.id/index.php/seuraya/issue/feedSEURAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat2026-02-11T11:33:15+08:00Safwandijurnalmeuseuraya@gmail.comOpen Journal Systems<p><strong>Seuraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat</strong> merupakan jurnal open acces yang dijalankan secara <strong>peer-review, </strong>tersedia secara online dan diterbitkan dua kali setahun (Oktober-Maret & April-September) oleh <strong>Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Langsa</strong>. Setiap edisi terdiri dari 5 tulisan dengan memprioritaskan pengabdian berupa hasil riset, pelatihan, serta kegiatan pengembangan masyarakat.</p>https://dev-journal.iainlangsa.ac.id/index.php/seuraya/article/view/12717UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU BULLYING MELALUI SOSIALISASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SDN 2 PEUNARON KABUPATEN ACEH TIMUR2025-11-01T00:18:38+08:00Munadiati Munadiatimunadiati@iainlangsa.ac.idUti Yulfitautyyulfita07@gmail.comWidatul Zanna Rangkutiwirdatulzannarangkuti03@gmail.comArifa Dara Sakilaarifadarasakila@gmail.comElsa Auliana Rahmahelsaaulianarahmah@gmail.comDewi Rahimahdewilangsa80@gmail.comHafni Dwi Syifahafnidwisyifa@gmail.comZuhrah Hafizhahzuhrahhafizhah@gmail.comAmalia Dwi Sabilaamaliadwisabila48@gmail.comRisa Yuni Amandarisayuniamanda18@gmail.comRiska Silviariskasiiilvia@gmail.comMelani Dea Pratiwimelanideap@gmail.comAyu Lestariayulestarai60@gmail.comMuhammad Anjas Riskianjasrizky702@gmail.com<p>Bullying remains a critical issue in elementary schools, including at SDN 2 Peunaron, East Aceh Regency, as it significantly affects children’s social and emotional development. A safe, supportive, and conducive learning environment is essential to ensure students’ holistic growth. This community engagement program was designed to raise students’ awareness of the harmful effects of bullying while simultaneously fostering core character values such as empathy, responsibility, and mutual respect. The program applied an interactive socialization approach through lectures, group discussions, and educational games that encouraged active student participation. The outcomes indicate that students demonstrated an improved understanding of various forms of bullying, recognized their negative consequences, and showed positive behavioral changes in daily interactions. In addition, teachers gained deeper insights into effective strategies for preventing and addressing bullying within the classroom. These findings highlight that character education-based socialization is an effective preventive strategy to reduce bullying and strengthen character formation among elementary school students.</p>2025-10-31T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 SEURAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakathttps://dev-journal.iainlangsa.ac.id/index.php/seuraya/article/view/13860Efektifitas Distribusi Pangan Siap Saji sebagai Media Trauma Healing di Desa Lubuk Sidup, Aceh Tamiang2026-01-15T00:07:01+08:00Riza Pahlevirizapahlevi@unsam.ac.id<p>Bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Desa Lubuk Sidup, Aceh Tamiang, tidak hanya menghancurkan infrastruktur tetapi juga memicu tekanan psikologis serta krisis pangan bergizi. Pada masa transisi pascabencana, pemenuhan nutrisi sering kali terabaikan, padahal asupan gizi yang tepat merupakan fondasi utama pemulihan fisik dan mental dari fase <em>post-traumatic stress</em>. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memulihkan energi fisik sekaligus memberikan dukungan psikososial melalui distribusi pangan bergizi seimbang. Kegiatan terdiri dari empat tahapan: identifikasi dan koordinasi, persiapan dan pengolahan pangan, distribusi langsung, serta evaluasi melalui observasi partisipatif dan dialog humanis. Menu yang dipilih adalah bubur kacang hijau, ayam goreng (<em>kentucky</em>), dan donat, yang dirancang berdasarkan pertimbangan nutrisi dan psikologis. Distribusi bubur kacang hijau terbukti efektif sebagai sumber energi dan pemulihan sistem saraf melalui kandungan vitamin B kompleks. Sementara itu, penyajian ayam goreng dan donat berfungsi sebagai "<em>food therapy</em>" yang menciptakan <em>sense of normalcy</em> dan kegembiraan, terutama bagi anak-anak. Sinergi antara pemenuhan gizi dan interaksi sosial yang humanis menjadi kunci dalam mempercepat proses bangkitnya optimisme warga terdampak.</p>2026-01-15T00:07:01+08:00Copyright (c) 2025 SEURAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakathttps://dev-journal.iainlangsa.ac.id/index.php/seuraya/article/view/13027Sustainable Livelihoods through Natural and Environmental Resource Empowerment: A Case Study of Afdeling II Bukit Village, Birem Bayeun, East Aceh, Indonesia2026-01-22T18:37:25+08:00Alfian Muhammadalfian@iainlangsa.ac.idMuhammad Aminmuhammad.amin@iainlangsa.ac.idSafwan Kamalsafwankamal@iainlangsa.ac.idFakhrizal Mustafafakhrizal@iainlangsa.ac.idAnis Kurlillahanis.k.lahmad@iainlangsa.ac.idNanda Safaridanandasafarida@iainlangsa.ac.idShelly Midesiashellymidesia@iainlangsa.ac.idIksal Maulanaiksalmaulana64@gmail.comDanang Al Qadridanangalqadri@gmail.comFathia Mahirahfathiamahirah@gmail.comFadilla Zulkarnainifadillazulkarnaeni09@gmail.comNur Suciarnisucilangsa19@gmail.comFaisal Yahyafaisal.yahya@ar-raniry.ac.id<p>This community service program was conducted in Afdeling II Bukit Village, Birem Bayeun District, East Aceh Regency, aiming to empower the community through the <em>Asset-Based Community Development</em> (ABCD) approach. The main issue identified was the underutilization of natural and environmental resources as productive economic assets. The activities were carried out through several stages, including local asset mapping, training on processing palm fronds into value-added products, training on utilizing family medicinal plants into herbal drinks, <em>Focus Group Discussions</em> (FGDs), and continuous mentoring. The implementation emphasized community participation, collaboration with village authorities, and the application of simple digital technologies to enhance product marketing. The results showed an increase in community skills in managing local resources, the formation of asset-based business groups, and greater awareness of economic independence based on local potential. In conclusion, the ABCD approach proved effective in fostering rural economic self-reliance through the strengthening of local assets and continuous mentoring integrated with digital innovation.</p>2026-01-22T18:37:24+08:00Copyright (c) 2026 SEURAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakathttps://dev-journal.iainlangsa.ac.id/index.php/seuraya/article/view/13762Kewirausahaan dan Social Enterprise sebagai Upaya Pemberdayaan Pelajar2026-02-11T11:33:15+08:00Affandi Affandiaffandi@utu.ac.id<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan motivasi kepada kaum muda yang memiliki potensi besar untuk memulai usaha baru dan mengembangkannya di masa depan, sehingga menciptakan efek pengganda yang signifikan dalam penciptaan lapangan kerja baru. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh anggota Melborn Pelajar yang mengikuti Kegiatan Pelatihan Melborn Pelajar ke-5 dengan tema “Generasi Hebat, Generasi Akademik, Sosial, dan Organisasi Islam,” yang diselenggarakan pada tanggal 18 Agustus 2019, di Aula MAN Meulaboh I. Metode pengabdian masyarakat berupa ceramah dan forum diskusi kelompok. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan kewirausahaan dan usaha sosial telah menunjukkan dampak positif terhadap pengetahuan, pemahaman, dan motivasi peserta untuk berwirausaha. Hal ini ditemukan dalam konteks organisasi Melborn Pelajar, yang terdiri dari mahasiswa dan pelajar universitas sebagai peserta pelatihan. Komunitas belajar dengan visi dan misi bersama telah terbukti menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran kewirausahaan. Kegiatan ini mendorong peserta untuk memulai dan mengembangkan usaha kewirausahaan serta mempromosikan pemahaman yang lebih baik tentang kesadaran sosial dan prinsip mutualisme. Pelatihan tersebut juga berhasil meningkatkan kepekaan sosial terhadap isu-isu komunitas dan mendorong solusi yang kreatif, inovatif, dan dapat diterapkan untuk tantangan sosial-ekonomi.</span></span></span></span></span></span></p>2026-02-11T11:33:12+08:00Copyright (c) 2026 SEURAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat