ASNAF : Journal of Economic Welfare, Philantrophy, Zakat and Waqf
https://dev-journal.iainlangsa.ac.id/index.php/asnaf
<p>(BAHASA) ASNAF : Journal of Economic Welfare, Philanthropy, Zakat and Waqf adalah wadah bagi para peneliti untuk menulis tema artikel yang berkaitan dengan ekonomi kesejahteraan, segala bentuk kebijakan praktis, hukum ekonomi yang mengarah kepada kesejahteraan masyarakat dapat dipublikasi pada jurnal ASNAF. Jurnal ASNAF diterbitkan oleh prodi manajemen zakat dan wakaf, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Langsa. Jurnal ASNAF dapat di akses secara internasional. Sebagai Jurnal baru di tahun 2022, <span class="VIiyi" lang="id"><span class="JLqJ4b" data-language-for-alternatives="id" data-language-to-translate-into="en" data-phrase-index="0" data-number-of-phrases="1"> Asnaf Journal sedang melengkapi berbagai lembaga sitasi dan keanggotaan lainnya seperti CrossRef, DOAJ, Index Copernicus, Scilit, WorldCat, Google Scholar, Dimensions, EBSCO, dan masih banyak lagi. saat ini jurnal ASNAF memiliki P-ISSN dengan nomor seri 2828-6189 dan E-ISSN dengan nomor seri 2828-9854</span></span></p> <p><span class="VIiyi" lang="id"><span class="JLqJ4b" data-language-for-alternatives="id" data-language-to-translate-into="en" data-phrase-index="0" data-number-of-phrases="1"><span class="VIiyi" lang="en"><span class="JLqJ4b ChMk0b" data-language-for-alternatives="en" data-language-to-translate-into="id" data-phrase-index="0" data-number-of-phrases="5">(English) ASNAF : Journal of economic welfare, philanthropy, zakat and waqf is a forum for researchers to write articles related to welfare economics, all forms of practical policy, economic law that leads to public welfare can be published in the Asnaf journal.</span> <span class="JLqJ4b ChMk0b" data-language-for-alternatives="en" data-language-to-translate-into="id" data-phrase-index="1" data-number-of-phrases="5">Asnaf journal is published by zakat and waqf management study program, Faculty of Islamic Economics and Business in Langsa State Islamic Religious Institute.</span> ASNAF<span class="JLqJ4b ChMk0b" data-language-for-alternatives="en" data-language-to-translate-into="id" data-phrase-index="2" data-number-of-phrases="5"> journal can be accessed internationally.</span> <span class="JLqJ4b ChMk0b" data-language-for-alternatives="en" data-language-to-translate-into="id" data-phrase-index="3" data-number-of-phrases="5">As a new Journal in 2022, ASNAF Journal is complementing various other citation and membership institutions such as CrossRef, DOAJ, Copernicus Index, Scilit, WorldCat, Google Scholar, Dimensions, EBSCO, and many more.</span> <span class="JLqJ4b ChMk0b" data-language-for-alternatives="en" data-language-to-translate-into="id" data-phrase-index="4" data-number-of-phrases="5">Currently ASNAF Journal has P-ISSN with serial number 2828-6189 and E-ISSN with serial number 2828-9854</span></span> </span></span></p>Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Langsaen-USASNAF : Journal of Economic Welfare, Philantrophy, Zakat and Waqf2828-6189Wakaf Uang dalam Perspaktif Maqashid Syariah Jaser Auda: Sebuah Kajian Epistimologis
https://dev-journal.iainlangsa.ac.id/index.php/asnaf/article/view/11253
<p style="font-weight: 400;"><strong>Abstrak</strong></p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Tujuan</strong> – Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam tentang epistemologi wakaf uang melalui lensa pemikiran maqÄá¹£id syariah JÄsser ‘Auda, sebuah kerangka kerja yang dikembangkan untuk memahami tujuan-tujuan syariah dalam konteks yang lebih luas dan aplikatif.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Metode</strong> – Metode penelitian menggunakan analisis filosofis dan studi literatur untuk memahami epistemologi wakaf uang dari perspektif pemikiran maqÄá¹£id syariah JÄsser ‘Auda. Pendekatan ini memungkinkan pemahaman mendalam tentang bagaimana wakaf uang dapat diposisikan dalam kerangka maqÄá¹£id, dengan mempertimbangkan nilai-nilai, tujuan, dan prinsip-prinsip yang terkandung di dalamnya.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Hasil Penelitian </strong>– Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam perspektif JÄsser ‘Auda, maqÄá¹£id syariah tidak hanya dipandang dari sudut legal-formal, melainkan sebagai kerangka dinamis yang berorientasi pada kemaslahatan (<em>maslahah</em>) untuk masyarakat. Perluasan maqÄsid syariah yang menekankan pembangunan (<em>development</em>) dan hak asasi manusia (<em>human rights</em>) mencerminkan tujuan wakaf uang untuk memperkuat solidaritas ekonomi dan kesejahteraan sosial. Dari sudut pandang ini, wakaf uang harus dilihat sebagai instrumen yang mendukung pencapaian maqÄá¹£id syariah, khususnya dalam menjaga harta (<em>hifz al-m</em><em>Ä</em><em>l</em>) dan mempromosikan kesejahteraan sosial serta menjaga keseimbangan ekonomi dan memberdayakan kaum yang lemah.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Keterbatasan</strong> – Pertama, fokus epistemologis yang menitikberatkan pada pemikiran JÄsser ‘Auda membuat kajian ini bersifat konseptual dan belum menyentuh aspek implementatif secara empiris di lapangan. Kedua, keterbatasan data empiris membuat generalisasi terhadap praktik pengelolaan wakaf uang di berbagai lembaga menjadi terbatas.</p> <p><span style="font-weight: 400;"><strong>Implikasi Praktis </strong>– Penguatan fondasi teoretis dan konseptual dalam perumusan kebijakan pengelolaan wakaf uang berbasis maqÄá¹£id syariah kontemporer, yang berorientasi pada sistem sosial yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan umat. Penelitian ini juga memberikan kontribusi pada pengembangan pemikiran hukum Islam yang lebih terbuka terhadap pendekatan sistemik dan multidisipliner, khususnya dalam konteks ekonomi sosial Islam.</span></p>Zulkifli Zulkifli
Copyright (c) 2026 ASNAF : Journal of Economic Welfare, Philantrophy, Zakat and Waqf
2026-01-032026-01-034210912710.32505/asnaf.v4i2.11253The Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan, Kepuasan dan Kepercayaan Terhadap Loyalitas Nasabah PT. Bank Syariah Indonesia KCP. Stabat K.H. Zainul Arifin
https://dev-journal.iainlangsa.ac.id/index.php/asnaf/article/view/10957
<p><strong>Abstrak</strong></p> <p><strong>Tujuan –</strong> Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Kualitas Pelayanan, Kepuasan dan Kepercayaan Terhadap Loyalitas Nasabah.</p> <p><strong>Metode</strong> – Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yang dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada Nasabah PT. Bank Syariah Indonesia KCP Stabat K.H. Zainul Arifin. Dimana pengambilan sampel menggunakan teknik Random Sampling dengan jumlah 100 responden.</p> <p><strong>Hasil Penelitian</strong> – Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kualitas Pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah diperoleh nilai t<sub>hitung</sub> > t<sub>tabel</sub> =2,005 > 1,98498 dengan nilai signifikansi 0,048 < 0,05, Kepuasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah diperoleh nilai t<sub>hitung</sub> > t<sub>tabel</sub> =4,170 > 1,98498 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 , dan Kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah diperoleh nilai t<sub>hitung</sub> > t<sub>tabel</sub> =3,183 > 1,98498 dengan nilai signifikansi 0,002 < 0,05. </p> <p><strong>Keterbatasan</strong> – Penelitian ini memiliki keterbatasan dalam hal jumlah subyek penelitian yang relative sedikit, sehingga butuh waktu yang lama bagi peneliti untuk dapat mengumpulkan jumlah responden yang ada</p> <p><strong>Implikasi Praktis</strong> – Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan konsep pemahaman kepada pihak bank dan pihak nasabah mengenai pengaruh kualitas pelayanan, kepuasan dan kepercayaan terhadap loyalitas nasabah agar bank dapat lebih bijak mengambil keputusan serta calon nasabah pun lebih mengenali serta mempercayai apakah bank tersebut layak untuk dipilih.</p>Aisyatur RidhaIskandarAinun Mardhiah
Copyright (c) 2026 ASNAF : Journal of Economic Welfare, Philantrophy, Zakat and Waqf
2026-01-032026-01-034212814610.32505/asnaf.v4i2.10957Pengaruh Kualitas Layanan dan Harga terhadap Loyalitas Pelanggan dengan Kepuasan Pelanggan sebagai Variabel Intervensi di Barbershop danszid Sidoarjo
https://dev-journal.iainlangsa.ac.id/index.php/asnaf/article/view/9551
<p>This study aims to explore the relationship between service quality, customer satisfaction, and customer loyalty in the service sector. This research is not only expected to contribute to the development of service management theory, but also provide practical benefits for service companies. By understanding the factors that influence customer satisfaction and loyalty, companies can formulate more effective strategies in improving their services. This will ultimately help service companies to retain their customers, reduce marketing costs, and increase profitability. Overall, a focus on service quality, customer satisfaction, and customer loyalty is not only important for a company's short-term success, but also an investment for long-term success. Companies that are able to prioritize customer experience and provide superior service will have a stronger position in facing competition in an increasingly competitive market. This research is a type of quantitative research with data collection methods through questionnaires or questionnaires. The population in this study were consumers of Babershop DANZID in Sidoarjo and its surroundings, with a total of 50 respondents. Overall, this study shows that price and service have a positive and significant effect on individual consumer loyalty. In the test results found evidence that satisfaction has a negative and insignificant effect in the service variable on consumer loyalty. However, no significant evidence was found to support the idea that customer satisfaction can influence the effect of price on customer loyalty.Based on the results of hypothesis testing conducted, it is concluded that price does not have a significant effect on customer satisfaction (H1 is rejected), but has a positive and significant effect on customer loyalty (H2 is accepted). Service is proven to have a positive and significant effect on satisfaction (H3 accepted) and consumer loyalty (H4 accepted). Customer satisfaction also has a negative but significant effect on customer loyalty (H5 accepted). Meanwhile, price has no significant effect on loyalty through satisfaction as an intervening variable (H6 rejected), and service has a negative but insignificant effect on loyalty through customer satisfaction (H7 accepted).</p>Muhammad Emray MoslemRahma Ulfah Maghfiroh
Copyright (c) 2025 ASNAF : Journal of Economic Welfare, Philantrophy, Zakat and Waqf
2026-01-182026-01-184214715810.32505/asnaf.v4i2.9551Efektivitas Pemberdayaan Infaq Produktif untuk Meningkatkan Kesejahteraan Mustahik di Baitul Mal Kota Langsa
https://dev-journal.iainlangsa.ac.id/index.php/asnaf/article/view/11366
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik penyaluran dana infaq produktif dan dampak pemberdayaan dana infaq produktif untuk peningkatan kesejahteraan mustahik serta ingin mengetahui efektivitas pemberdaayaan dana infaq produktif untuk peningkatan kesejahteraan mustahik di Baitul Mal Kota Langsa, Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan total 15 informan, 2 informan bersumber dari karyawan Baitul Mal Kota Langsa dan 13 lainya bersumber dari mustahik yang menerima bantuan modal dari Baitul Mal.</p> <p>menunjukkan bahwa praktik penyaluran dana infaq produktif di Kota Langsa diawali oleh masyarakat yang harus memenuhi beberapa persayaratan seperti proposal pengajuan bantuan, KTP, KK, surat izin usaha dari Geucik. Setelah semua syarat lengkap dan telah diserahkan kepada pihak Baitul Mal barulah Baitul Mal melakukan seleksi dan survey kepada calon mustahik apakah layak atau tidak untuk diberikan bantuan usaha tersebut. Namun pada praktiknya tedapat hal menarik yang peneliti temukan saat melakukan wawancara dimana tidak adanya konsekuensi bagi para mustahik yang tidak mampu untuk mengembalikan dana. Pemberdayaan dana infaq produktif memiliki dampak dalam peningkatan kesejahteraan mustahik di Baitul Mal Kota Langsa hal tersebut dapat terlihat dari adanya peningkatan pendapatan, pendidikan dan kesehatan dari para mustahik dan keluarga setelah diberikan bantuan modal dari Baitul Mal.Pemberdaayaan dana infaq produktif dalam peningkatan kesejahteraan mustahik di Baitul Mal Kota Langsa sudah efektiv dilakukan karena sudah memenuhi keempat indikator dari efektivitas yaitu ketepatan sasaran, sosialisasi, tujuan program dan juga pemantauan. Namun dalam pelaksanaan sosialisasi dan pemantauan masih belum dilakukan secara maksimal karena masih ada mustahik yang terlewat sehingga tidak ada sosialisasi dan pemantauan dari pihak Baitul Mal.</p>mutia mutia sumarniNovika FazriatiAgustinar
Copyright (c)
2026-01-182026-01-184215917910.32505/asnaf.v4i2.11366Sekali Haul Untuk Seumur Hidup: Studi Komparatif Konsep Haul Zakat Mal Dalam Pandangan Empat Mazhab Fikih
https://dev-journal.iainlangsa.ac.id/index.php/asnaf/article/view/12092
<p><strong>Abstrak</strong></p> <p><strong>Tujuan – </strong>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbandingan konsep haul harta yang wajib zakat dalam mazhab fikih dan merumuskan konsep haul yang relevan dengan kondisi kekinian yang dapat diaplikasikan oleh seorang muslim dalam kehidupannya.</p> <p><strong>Met</strong><strong>ode</strong> <strong>– </strong>Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan atau <em>library research</em>. Data diperoleh dari buku-buku fikih mazhab yang utama dan artikel jurnal. Analisis dilakukan dengan metode komparasi.</p> <p><strong>Hasil – </strong>Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua kelompok besar dalam menyikapi haul: yang pertama bahwa haul terhitung jika harta selalu mencapai nisab sepanjang haul, jika kurang di tengah haul maka perhitungan haul berakhir dan akan dimulai lagi ketika harta mencapai nisab kembali. Yang kedua bahwa harta yang mencapai nisab hanya dihitung di waktu awal dan akhir haul, sedangkan pertengahan haul tidak dianggap, sehingga jika pada akhir haul hartanya masih lebih dari nisab maka ia tetap wajib zakat walaupun di pertengahn haul hartanya sempat berkurang di bawah nisab.</p> <p><strong>Kertebatasan</strong><strong> – </strong>Penelitian ini terbatas pada konsep haul pada zakat harta dari tinjaun fikih saja. Belum mencakup tinjaun yang lebih luas seperti maqasid syariah dan ekonomi atau sudut pandang perencanaan keuangan.</p> <p><strong>Implikasi Praktis – </strong>Hasil penelitian ini dapat dijadikan pegangan bagi seorang muslim untuk menentukan haul pribadinya. Sehingga akan memudahkan bagi seorang muslim dalam merencanakan waktu dalam menunaikan zakat hartanya.</p>Fakhrizal Mustafa
Copyright (c) 2025 ASNAF : Journal of Economic Welfare, Philantrophy, Zakat and Waqf
2026-01-182026-01-184218019510.32505/asnaf.v4i2.12092Analisis Relevansi Dan Implementasi Riqab Sebagai Kategori Penerima Zakat Dalam Konteks Kontemporer
https://dev-journal.iainlangsa.ac.id/index.php/asnaf/article/view/10126
<p><strong>Purpose</strong><strong> : </strong> This study aims to explore the relevance and reinterpretation of the <em>Riqab</em> category as one of the groups eligible for zakat (<em>asnaf</em>) in Islam. Originally intended to free individuals from slavery, the study examines its broader application in addressing contemporary social and economic issues, such as poverty, labor exploitation, and human trafficking.</p> <p><strong>Methods</strong> : A descriptive qualitative approach was employed, analyzing classical and contemporary Islamic literature and reviewing zakat regulations from various Islamic countries. A juridical and sociological lens was used to expand the conceptual understanding of freedom.</p> <p><strong>Findings</strong> : The study reveals that the <em>Riqab</em> category remains relevant when interpreted to include liberation from modern forms of economic and social oppression. Zakat can be effectively utilized to address extreme poverty, labor exploitation, and other forms of exploitation in the contemporary context</p> <p><strong>Limitations </strong>: The research is limited by the reliance on secondary data and the absence of empirical studies involving zakat recipients or institutions directly. Further research is needed to evaluate the practical application of <em>Riqab</em> in diverse contexts.</p> <p><strong>Practical Implications</strong> : Zakat institutions are encouraged to adopt a broader interpretation of the <em>Riqab</em> category, ensuring that zakat distribution aligns with contemporary challenges. This may involve designing targeted programs to address systemic economic and social inequalities.</p>Hubbul WathanChairunnisa Nur FitrianiNadiatun FirdasZalfa Sasqia Amanda
Copyright (c) 2025 ASNAF : Journal of Economic Welfare, Philantrophy, Zakat and Waqf
2026-01-182026-01-184219621010.32505/asnaf.v4i2.10126